Ekonomi kreatif dan UMKM Indonesia menunjukkan performa gemilang di awal tahun 2024. Data menunjukkan lonjakan pertumbuhan yang fantastis di Q1, menandakan geliat sektor ini sebagai salah satu pilar penting pemulihan ekonomi nasional.

Pada kuartal pertama 2024, sektor ekonomi kreatif Indonesia terus memperlihatkan pertumbuhan yang solid. Berbagai subsektor, mulai dari seni pertunjukan hingga teknologi digital, telah berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Berikut ini adalah bukti bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia tumbuh dengan baik pada Q1 Tahun 2024 :

Angka-angka yang Menggembirakan:

  • Kontribusi PDB: Ekonomi kreatif berkontribusi sebesar 17,29% terhadap PDB Indonesia di Q1 2024, naik dari 16,98% di Q4 2023.
  • Penciptaan Lapangan Kerja: Sektor ini menyerap 16,6 juta tenaga kerja, meningkat 3,2% dibandingkan Q1 2023.
  • Nilai Tambah: Nilai tambah ekonomi kreatif mencapai Rp 1.234 triliun, melonjak 9,7% dari periode yang sama tahun lalu.

Faktor-faktor Pendorong Pertumbuhan:

  • Kebijakan Pemerintah: Dukungan pemerintah melalui berbagai program, seperti pelatihan, pendanaan, dan fasilitasi pasar, telah mendorong pertumbuhan sektor ini.
  • Transformasi Digital: Adopsi teknologi digital yang masif oleh pelaku usaha kreatif dan UMKM membuka peluang baru dan memperluas jangkauan pasar.
  • Meningkatnya Kesadaran Masyarakat: Masyarakat semakin antusias terhadap produk-produk kreatif dan lokal, mendorong permintaan dan konsumsi.
  • Pemulihan Ekonomi: Membaiknya kondisi ekonomi nasional secara keseluruhan turut mendorong pertumbuhan sektor kreatif dan UMKM.